PPID POLTEKPEL SURABAYA

SERAP ASPIRASI PESERTA DPM, POLTEKPEL SURABAYA GELAR FORUM KONSULTASI PUBLIK DI SUMENEP

SUMENEP, 07 Juli 2026 – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya terus berkomitmen nyata dalam mengabdi kepada masyarakat di sektor maritim. Bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Poltekpel Surabaya sukses menggelar acara Penutupan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Angkatan ke-4 sekaligus Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kegiatan yang menyasar masyarakat umum serta siswa-siswi SMA sederajat di wilayah Sumenep dan sekitarnya ini dihadiri oleh jajaran penting. Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor KSOP Kalianget Sumenep, Wakil Direktur III Poltekpel Surabaya yang hadir mewakili Direktur Poltekpel Surabaya, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Sumenep, serta para guru dan perwakilan sekolah dari wilayah setempat.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penutupan DPM Angkatan 4 yang berlangsung khidmat. Acara dibuka dengan laporan pertanggungjawaban oleh Ketua Panitia DPM Poltekpel Surabaya, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala Kantor KSOP Kalianget Sumenep yang mengapresiasi antusiasme tinggi warga Madura terhadap dunia maritim. Acara diklat secara resmi ditutup oleh Wakil Direktur III Poltekpel Surabaya. Dalam sambutannya yang mewakili Direktur, beliau menekankan pentingnya sertifikasi keselamatan dan keterampilan pelayaran bagi masyarakat pesisir guna membuka peluang kerja yang lebih luas dan legal di dunia maritim.

Setelah sesi penutupan selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan agenda krusial, yaitu Forum Konsultasi Publik (FKP). Forum ini difungsikan sebagai wadah dialog dua arah antara penyelenggara diklat, stakeholder dan masyarakat. Poltekpel Surabaya membuka ruang seluas-luasnya bagi para peserta DPM, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pelajar SMA sederajat, untuk memberikan evaluasi, kritik, dan saran terhadap kualitas pelayanan diklat yang telah mereka terima.

“Melalui FKP ini, kami ingin mendengar langsung suara dari masyarakat dan para pelajar di Sumenep. Poltekpel Surabaya sengaja membuka ruang evaluasi dan kritik seluas-luasnya. Masukan jujur dari para peserta DPM sangat berharga bagi kami untuk mengukur sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat,” ungkap Wakil Direktur III Poltekpel Surabaya saat menyampaikan sambutan Direktur.

Dari hasil serap aspirasi selama FKP, para peserta mengungkapkan rasa puas yang sangat tinggi terhadap pelaksanaan DPM Angkatan IV ini. Selain karena seluruh fasilitas dan akomodasi diberikan secara gratis, materi yang aplikatif serta profesionalisme instruktur dari Poltekpel Surabaya dinilai sangat membantu pemahaman mereka mengenai keselamatan dan teknis pelayaran dasar.

“Kami sangat bersyukur dan merasa puas dengan program ini. Sebagai pelajar, diklat ini memberikan pandangan baru dan sertifikat resmi yang sangat berguna untuk masa depan kami di dunia kerja,” ujar salah satu perwakilan siswa SMA peserta diklat.

Melalui sinergi antara Poltekpel Surabaya, KSOP Kalianget, dan Pemerintah Daerah Sumenep, diharapkan alumni DPM Angkatan IV ini mampu menjadi motor penggerak keselamatan bertransportasi laut serta mampu meningkatkan taraf perekonomian keluarga melalui sektor maritim yang legal dan aman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *